KENDARI – Universitas Mandala Waluya melalui Unit Penerbitan Ilmiah (UPI) resmi meluncurkan Program Akselerasi Publikasi Dosen Berkualitas Internasional pada Selasa, 16 April 2026. Program inovatif ini dirancang sebagai respons atas meningkatnya tuntutan aksreditasi institusional dan kebutuhan peningkatan visibilitas penelitian akademik kampus di tingkat global.
Peluncuran program dilaksanakan di Auditorium Blok A Universitas Mandala Waluya dengan menghadirkan lebih dari 150 peserta yang terdiri dari dosen, peneliti, mahasiswa pascasarjana, dan perwakilan dari berbagai unit akademik di lingkungan kampus. Acara yang berlangsung selama empat jam tersebut menampilkan presentasi teknis, workshop interaktif, dan sesi tanya jawab mendalam seputar strategi publikasi ilmiah modern.
Latar Belakang Program dan Konteks Akademik
Memasuki era transformasi pendidikan tinggi Indonesia, Universitas Mandala Waluya mengakui pentingnya publikasi ilmiah berkualitas sebagai pilar utama pengakuan akademik nasional dan internasional. Selama tiga tahun terakhir, data internal menunjukkan bahwa rata-rata dosen kampus menghasilkan publikasi sebanyak 1,2 artikel per tahun, angka yang masih berada di bawah target kinerja yang ditetapkan.
“Kami melihat kesenjangan signifikan antara potensi riset yang dimiliki dosen kami dengan output publikasi yang dihasilkan. Banyak penelitian berkualitas tertinggal karena berbagai hambatan administratif, teknis, dan pengetahuan tentang standar publikasi internasional,” ungkap Dr. Bambang Sutrisno, Rektor Universitas Mandala Waluya, dalam sambutan pembukaan acara tersebut.
Unit Penerbitan Ilmiah, yang sebelumnya berfungsi sebagai unit pengelola jurnal internal kampus, kini telah mengalami transformasi struktural dan fungsional yang komprehensif. Transformasi ini mencakup penambahan personel profesional, pengadaan infrastruktur digital terkini, dan kolaborasi strategis dengan platform penerbitan internasional terkemuka.
Komponen Utama Program Akselerasi
Program Akselerasi Publikasi Dosen Berkualitas Internasional terdiri dari lima pilar utama yang saling terintegrasi. Pertama adalah Program Pelatihan Intensif Menulis Artikel Ilmiah Berbahasa Inggris, yang akan diselenggarakan secara berkala sepanjang tahun akademik 2026/2027.
Pelatihan ini akan dipandu oleh tenaga ahli dari institusi riset terkemuka, dengan fokus pada penguasaan struktur artikel standar internasional (IMRAD – Introduction, Methods, Results, and Discussion), teknik penulisan yang efektif, dan strategi submission ke jurnal-jurnal bereputasi. Peserta akan mendapatkan pembekalan intensif selama 24 jam tatap muka, ditambah mentoring individual selama enam bulan.
Pilar kedua adalah layanan pendampingan penulisan dan kurasi artikel yang dipercayakan kepada tim editor profesional bersertifikat internasional. “Kami telah merekrut tiga editor berpengalaman dengan latar belakang publikasi lebih dari 15 tahun di berbagai jurnal terindeks Scopus dan Web of Science. Mereka akan siap membantu dosen dalam tahap pre-submission, termasuk manuscript improvement dan formatting,” jelas Dr. Siti Nurhaliza, Kepala Unit Penerbitan Ilmiah Universitas Mandala Waluya.
Pilar ketiga melibatkan pembentukan Research Writing Communities di setiap fakultas. Komunitas ini berfungsi sebagai wadah peer review internal sebelum artikel diajukan ke jurnal eksternal. Dengan sistem kolaboratif ini, diharapkan kualitas artikel dapat ditingkatkan secara signifikan sebelum melewati proses review jurnal penerbit.
Pilar keempat adalah pengembangan database jurnal-jurnal terpercaya yang telah dikurasi khusus sesuai dengan bidang ilmu masing-masing fakultas. Unit Penerbitan Ilmiah telah mengidentifikasi lebih dari 250 jurnal internasional yang relevan dengan disiplin ilmu di Universitas Mandala Waluya, beserta informasi detail tentang impact factor, acceptance rate, waktu review, dan fee submission.
Pilar kelima adalah sistem insentif yang terstruktur. Dosen yang berhasil mempublikasikan artikel di jurnal internasional terindeks akan mendapatkan reward finansial, pengakuan formal, dan perhitungan beban kerja yang menguntungkan dalam evaluasi kinerja tahunan.
Respons Positif dari Komunitas Akademik
Antusiasme akademisi kampus terhadap program ini tampak nyata dari tingginya pendaftaran peserta dalam fase pertama. Hingga tanggal peluncuran, telah terdaftar 87 dosen dari berbagai fakultas yang tertarik mengikuti program akselerasi ini.
Dr. Yusuf Hermawan, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, mengungkapkan dukungan penuhnya terhadap inisiatif ini. “Khususnya untuk fakultas kami yang memiliki fokus pada penelitian sains murni, program ini sangat strategis. Dosen-dosen sains kita seringkali menghasilkan data dan temuan berkualitas, namun kurang terlatih dalam mengkomunikasikannya melalui medium publikasi internasional. Program ini akan menjadi jembatan penting,” katanya.
Sementara itu, Dr. Aminah Salim, Ketua Program Studi Magister Pendidikan Universitas Mandala Waluya, menambahkan perspektif dari bidang ilmu sosial dan humaniora. “Tantangan kami berbeda dengan fakultas sains. Kami sering kali kesulitan menemukan jurnal internasional yang menerima artikel dalam konteks lokal Indonesia. Program kurasi jurnal yang ditawarkan UPI sangat membantu dalam hal ini,” ujarnya.
Tidak hanya dari kalangan dosen, mahasiswa pascasarjana pun menunjukkan antusiasme yang tinggi. Rafif Akbar, mahasiswa Program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Mandala Waluya yang hadir dalam acara peluncuran, menyatakan bahwa program ini sangat relevan dengan persiapannya menuju dunia akademik profesional. “Saya berharap bahwa melalui program ini, saya tidak hanya belajar menulis artikel yang baik, tetapi juga membangun mindset peneliti yang berbasis pada kontribusi global,” tuturnya.
Infrastruktur dan Dukungan Teknologi
Unit Penerbitan Ilmiah telah menyiapkan infrastruktur teknologi yang canggih untuk mendukung implementasi program. Kantor UPI yang baru direnovasi dilengkapi dengan fasilitas lengkap termasuk ruang kerja editor, ruang meeting untuk konsultasi mendalam, dan pusat sumber daya digital dengan akses terbuka ke berbagai database jurnal dan tools penulisan ilmiah.
Lebih penting lagi, UPI telah mengintegrasikan system manajemen submission berbasis cloud yang memudahkan dosen dalam melacak status artikel mereka dari tahap awal menulis hingga proses review di jurnal target. Sistem ini juga dilengkapi dengan AI-powered tools untuk deteksi plagiarisme, analisis keaslian data, dan rekomendasi perbaikan teks.
“Kami juga menyediakan akses gratis kepada semua dosen terhadap platform Grammarly Premium, Overleaf untuk penulisan LaTeX, dan subscription ke beberapa database penelitian internasional utama seperti ProQuest dan EBSCO,” kata Dr. Siti Nurhaliza dengan bangga.
Kolaborasi Strategis dengan Institusi Eksternal
Untuk memastikan kredibilitas dan kualitas program, Universitas Mandala Waluya telah menjalin kerjasama strategis dengan beberapa institusi terkemuka. Kolaborasi mencakup kerja sama dengan Indonesia Research Institute for Decentralization (IRID) yang berbasis di Jakarta untuk provision of workshop reguler, serta partnership dengan Penerbit Akademis Indonesia (PAI) untuk akses ke resources dan best practices publikasi.
“Kolaborasi ini bukan hanya memberikan legitimasi kepada program kami, tetapi juga menciptakan ekosistem pembelajaran berkelanjutan. Dosen-dosen kami akan terkoneksi dengan jaringan akademik yang lebih luas,” jelaskan Dr. Bambang Sutrisno.
Timeline dan Fase Implementasi
Program Akselerasi Publikasi Dosen Berkualitas Internasional akan dilaksanakan dalam empat fase selama 18 bulan ke depan. Fase pertama (April-Juni 2026) fokus pada recruitment, orientation, dan assessment kebutuhan dosen peserta. Fase kedua (Juli-Oktober 2026) meliputi pelaksanaan pelatihan intensif dan pembentukan Research Writing Communities.
Fase ketiga (November 2026-Februari 2027) merupakan tahap pendampingan aktif di mana setiap peserta bekerja sama dengan editor profesional untuk mengembangkan minimal dua artikel siap submit. Fase keempat (Maret-September 2027) adalah tahap monitoring dan evaluasi hasil publikasi, termasuk analisis impact dari artikel-artikel yang berhasil dipublikasikan.
Target dan Ekspektasi Hasil
Universitas Mandala Waluya telah menetapkan target ambisius namun realistis untuk program ini. Dalam tahun pertama implementasi, diharapkan minimal 40 artikel dari dosen kampus dapat diterbitkan di jurnal internasional terindeks. Target ini akan ditingkatkan menjadi 60 artikel pada tahun berikutnya.
“Kami tidak hanya mengejar angka, tetapi kualitas yang berkelanjutan. Artikel-artikel yang dihasilkan diharapkan dapat berkontribusi signifikan pada kemajuan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat praktis bagi masyarakat,” tekankan Dr. Siti Nurhaliza.
Dampak Jangka Panjang dan Visi Kampus
Dengan diimplementasikannya Program Akselerasi Publikasi Dosen Berkualitas Internasional, Universitas Mandala Waluya berharap dapat meningkatkan peringkat akreditasi institusional dalam penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Program ini juga diproyeksikan akan meningkatkan visibilitas kampus di ranking internasional seperti QS World University Rankings dan Times Higher Education Ranking.
Lebih fundamental, inisiatif ini mencerminkan komitmen Universitas Mandala Waluya untuk mentransformasi dirinya menjadi institusi penelitian yang kuat dan berbasis evidence. “Kami percaya bahwa universitas yang baik bukan hanya mengajar, tetapi juga menciptakan pengetahuan baru yang berkontribusi pada kemajuan bangsa dan dunia,” ungkap Rektor dalam kesempatan tersebut.
Kesimpulan
Peluncuran Program Akselerasi Publikasi Dosen Berkualitas Internasional oleh Unit Penerbitan Ilmiah Universitas Mandala Waluya pada 16 April 2026 merupakan milestone penting dalam sejarah akademik kampus. Program komprehensif ini mencerminkan komitmen institusional untuk meningkatkan produktivitas penelitian dan publikasi yang berkualitas tinggi.
Dengan dukungan infrastruktur canggih, tim profesional yang berpengalaman, kolaborasi strategis dengan institusi eksternal, dan respons positif dari komunitas akademik, program ini memiliki potensi besar untuk mengubah lanskap publikasi ilmiah di Universitas Mandala Waluya. Ke depannya, diharapkan kampus Kendari ini tidak hanya dikenal sebagai institusi pendidikan berkualitas lokal, tetapi juga sebagai pusat penelitian yang diakui secara internasional.
Komitmen Universitas Mandala Waluya ini sejalan dengan visi pendidikan tinggi nasional untuk menciptakan ekosistem akademik yang kuat dan kompetitif di era globalisasi. Program akselerasi ini adalah bukti nyata bahwa universitas regional di Indonesia mampu berinovasi dan mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kontribusi mereka pada perkembangan ilmu pengetahuan global.