KENDARI — Universitas Mandala Waluya kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan mahasiswa berkualitas tinggi. Pada kesempatan ini, mahasiswa berprestasi dari Fakultas Teknologi dan Sains, Alif Rahmat Hidayat, berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam Kompetisi Karya Tulis Ilmiah Nasional (KTIN) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jakarta pada tanggal 1 April 2026.
Pencapaian luar biasa ini menandai momentum penting bagi institusi pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara dalam berkontribusi pada pengembangan pengetahuan dan inovasi nasional. Penghargaan yang diraih Alif Rahmat Hidayat merupakan hasil dari dedikasi, kerja keras, dan bimbingan intensif dari dosen pembimbing serta dukungan penuh dari Unit Penerbitan Ilmiah Universitas Mandala Waluya.
Perjalanan Menuju Prestasi Tinggi
Alif Rahmat Hidayat, mahasiswa semester tujuh Program Studi Teknik Informatika, berhasil meraih posisi juara pertama dalam kategori Teknologi Informasi dan Komunikasi pada KTIN 2026. Karya ilmiahnya yang berjudul “Sistem Prediksi Bencana Alam Menggunakan Machine Learning dan Internet of Things untuk Mitigasi Bencana di Kawasan Sulawesi Tenggara” berhasil mengalahkan lebih dari 500 peserta dari berbagai universitas terkemuka di seluruh Indonesia.
Penelitian komprehensif ini dimulai sejak November 2025 dengan melibatkan kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.Sc., dan tim dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari. Alif mengembangkan sistem cerdas yang mampu menganalisis data cuaca real-time dan pola historis bencana alam untuk memberikan peringatan dini yang akurat kepada masyarakat.
“Saya memulai penelitian ini karena sering melihat dampak buruk dari bencana alam di Sulawesi Tenggara. Saya ingin teknologi dapat digunakan untuk mengurangi risiko dan kerugian yang dialami masyarakat,” ujar Alif Rahmat Hidayat saat ditemui di kantor Unit Penerbitan Ilmiah Universitas Mandala Waluya, Senin (2 April 2026).
Sistem yang dikembangkan Alif mengintegrasikan berbagai sumber data, mulai dari satelit meteorologi, stasiun cuaca otomatis, hingga sensor IoT yang tersebar di berbagai lokasi strategis. Dengan menggunakan algoritma machine learning yang canggih, sistem dapat memprediksi terjadinya bencana alam dengan tingkat akurasi mencapai 87 persen untuk curah hujan ekstrem dan 82 persen untuk peringatan dini banjir.
Keunggulan karya ini tidak hanya terletak pada aspek teknis, melainkan juga pada relevansinya dengan kebutuhan sosial masyarakat Indonesia yang secara geografis rawan bencana alam. Dewan juri KTIN 2026 memberikan penilaian tinggi pada originalitas ide, metodologi penelitian yang solid, serta potensi implementasi praktis dari sistem yang dikembangkan.
Peran Unit Penerbitan Ilmiah dalam Kesuksesan
Unit Penerbitan Ilmiah Universitas Mandala Waluya memiliki kontribusi signifikan dalam persiapan Alif mengikuti kompetisi nasional ini. Unit yang dipimpin oleh Dr. Hendra Wijaya, M.Kom., telah memberikan pelatihan intensif mengenai tata cara penulisan karya ilmiah, standar publikasi internasional, serta strategi presentasi yang efektif kepada para calon peserta kompetisi.
“Unit Penerbitan Ilmiah kami memiliki misi untuk memfasilitasi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan riset dan publikasi ilmiah mereka. Prestasi Alif adalah bukti nyata bahwa program-program kami yang komprehensif dan berbasis praktik terbukti efektif,” ujar Dr. Hendra Wijaya dalam wawancara resmi bersama media massa di Kampus Universitas Mandala Waluya, Jalan Sultan Hasanuddin, Kendari.
Lebih lanjut, Dr. Hendra menjelaskan bahwa Unit Penerbitan Ilmiah telah menyelenggarakan serangkaian workshop dan seminar dalam kurun waktu tiga bulan terakhir khusus untuk mempersiapkan mahasiswa yang akan mengikuti KTIN 2026. Workshop tersebut mencakup pembekalan tentang teknik penelitian, analisis data, penggunaan tools akademik, hingga penulisan paper yang sesuai dengan standar internasional.
“Kami percaya bahwa setiap mahasiswa memiliki potensi untuk berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional. Yang dibutuhkan adalah pembimbingan yang tepat, fasilitas memadai, dan motivasi yang kuat dari lingkungan akademik,” tambah Dr. Hendra Wijaya.
Dukungan dari Kepemimpinan Universitas
Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Ir. Suryanto, M.Sc., Ph.D., mengapresiasi pencapaian luar biasa mahasiswa dan civitas akademika universitas ini. Melalui pernyataan resmi yang disampaikan kepada media pada tanggal 2 April 2026, Prof. Suryanto menegaskan bahwa prestasi ini sejalan dengan visi Universitas Mandala Waluya untuk menjadi pusat pendidikan tinggi yang menghasilkan lulusan bermartabat, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat luas.
“Prestasi Alif Rahmat Hidayat dalam meraih juara pertama KTIN 2026 adalah kebanggaan bagi seluruh civitas akademika Universitas Mandala Waluya. Ini membuktikan bahwa meskipun kami berada di daerah, kualitas penelitian dan inovasi mahasiswa kami tidak kalah dari universitas-universitas besar di Jawa,” ujar Prof. Suryanto dengan penuh kebanggaan.
Rektor juga mengumumkan bahwa pihak universitas akan memberikan penghargaan finansial kepada Alif sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih. Selain itu, universitas juga akan memfasilitasi publikasi karya ilmiah Alif di jurnal-jurnal internasional bereputasi dan memberikan kesempatan untuk melanjutkan penelitian ke tahap yang lebih lanjut.
“Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur penelitian, laboratorium, dan akses ke jurnal internasional agar mahasiswa kami memiliki sumber daya yang optimal untuk melakukan penelitian berkualitas tinggi,” lanjut Prof. Suryanto.
Dampak Positif dan Inspirasi bagi Mahasiswa Lain
Pencapaian Alif Rahmat Hidayat memberikan dampak inspiratif yang signifikan bagi ribuan mahasiswa lainnya di Universitas Mandala Waluya. Berbagai mahasiswa dari berbagai fakultas mulai antusias untuk mengikuti program-program yang disediakan oleh Unit Penerbitan Ilmiah dan mengembangkan ide-ide riset mereka sendiri.
Dekan Fakultas Teknologi dan Sains, Dr. Ing. Siti Nurhaliza, M.Tech., menyatakan bahwa pencapaian Alif telah menginspirasi banyak mahasiswa di fakultasnya untuk lebih serius mengembangkan penelitian. “Kami melihat peningkatan signifikan dalam jumlah mahasiswa yang aktif mengikuti workshop dan seminar penelitian setelah prestasi Alif diumumkan. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa kami memiliki motivasi tinggi untuk berprestasi,” kata Dr. Ing. Siti Nurhaliza.
Salah seorang mahasiswa lain, Dwi Putri Lestari dari Program Studi Biologi, mengakui bahwa prestasi Alif menginspirasinya untuk lebih serius dalam mengembangkan penelitian tentang potensi tumbuhan lokal Sulawesi Tenggara untuk obat-obatan modern. “Melihat Alif berhasil menjadi juara nasional, saya jadi yakin bahwa dari kampus kami di Kendari, kita bisa menghasilkan penelitian yang berkualitas tinggi dan diakui secara nasional. Saya ingin juga berkontribusi dalam kompetisi ilmiah tingkat nasional dan internasional,” ungkap Dwi dengan antusias.
Visi Universitas Mandala Waluya ke Depan
Menghadapi era digital dan persaingan global yang semakin ketat, Universitas Mandala Waluya terus melakukan inovasi dalam pengembangan program akademik dan riset. Pihak universitas berencana untuk meningkatkan jumlah mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan penelitian, memperluas kolaborasi dengan institusi penelitian nasional dan internasional, serta meningkatkan publikasi ilmiah dari sivitas akademika universitas.
“Prestasi Alif adalah awal dari banyak pencapaian yang akan datang. Kami memiliki rencana strategis untuk mengembangkan research cluster di berbagai bidang ilmu, meningkatkan kualifikasi dosen, serta membangun sarana dan prasarana penelitian yang lebih baik. Tujuan kami adalah agar Universitas Mandala Waluya menjadi universitas dengan kontribusi penelitian dan inovasi yang signifikan bagi pembangunan nasional,” jelas Wakil Rektor Bidang Riset dan Pengembangan, Prof. Dr. Bambang Setiawan, M.S.
Penutup
Pencapaian Alif Rahmat Hidayat dalam meraih juara pertama Kompetisi Karya Tulis Ilmiah Nasional 2026 merupakan bukti nyata dari dedikasi, kerja keras, dan komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Prestasi ini juga mencerminkan peran penting institusi pendidikan tinggi, khususnya Unit Penerbitan Ilmiah Universitas Mandala Waluya, dalam membina dan mengembangkan talenta-talenta muda Indonesia yang inovatif dan berkontribusi pada kemajuan bangsa.
Dengan terus mengoptimalkan program-program pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah, Universitas Mandala Waluya menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas tinggi dan penelitian yang berdampak bagi masyarakat dan pembangunan nasional. Pencapaian Alif ini diharapkan menjadi awal dari serangkaian prestasi mahasiswa lainnya, sehingga Universitas Mandala Waluya semakin dikenal tidak hanya secara lokal, tetapi juga nasional dan internasional.
—
Penulis: Tim Berita Kampus
Sumber: Unit Penerbitan Ilmiah Universitas Mandala Waluya
Kendari, 2 April 2026